
Roma – Mengantar Lazio menjuarai Copa Italia dan total sudah mencetak 16 gol di musim perdananya merumput di Italia. Dengan capaian seperti itu Mauro Zarate merasa sudah saatnya dia dipanggil oleh Diego Maradona.
Dari 16 gol yang sudah Zarate cetak sepanjang musim ini, 10 di antaranya dia lesakkan di ajang Liga Italia. Namanya kembali mencuat saat dia menjebol jala Sampdoria dalam laga final Copa Italia, Kamis (14/5/2009) kemarin, yang sekaligus mengantar tim Ibukota Italia itu merengkuh gelar juara.
Merasa sudah tampil cukup baik, pemain berusia 22 tahun ini mengatakan bahwa dirinya siap dipanggil pelatih timnas Argentina, Diego Maradona.
“Saya selalu berharap dapat dipanggil tim nasional. Dan saya merasa dalam kondisi yang cukup bagus sekarang ini,” tukasnya seperti dilansir Goal.com.
Menurut yang statusnya cuma pinjaman dari klub Qatar, Al-Sadd itu, Seri A telah memberinya banyak pelajaran. Kompetisinya yang kuat dan sistem pertahanan yang rapat menurutnya telah meningkatkan kemampuannya.
“Saya telah belajar banyak dari selama satu musim di Italia, jadi saya berharap bermain di sini akan membantu saya mewujudkan hal itu. Ini merupakan kompetisi yang sangat keras. Karena pemain bertahan sangat susah ditaklukkan dan para pemain memiliki fisik yang sangat kuat.”
“Saya harap apa yang telah saya lakukan dan raih cukup untuk meyakinkan Maradona,” pungkasnya.
Malang buat striker 22 tahun itu karena peluang menembus tim Tango terbilang kecil. Saat ini Maradona punya banyak pilihan untuk posisi striker yang justru dianggap punya kemampuan lebih baik dari Zarate.




